Asal Mula Kemaliq Lingsar (Cerpen)
MIMPI YANG BERSEJARAH Karya : Diya’ul Hidayati Murtadho Angin berhembus kencang, panas dari terik matahari serasa membakar kulit. Satu kata yang terlintas dalam benakku saatu itu heran, mengapa aku tiba-tiba berada di sebuah kaki bukit yang sangat gersang dan tandus, nampaknya tidak ada tanda tanda kehidupan disana, hanya ada satu pohon yang berdiri tegak. Aku melangkahkan kakiku perlahan menuju kearah pohon itu belum saja langkahku sampai di tujuan , aku dikejutkan dengan seekor serigala yang berdiri tegak layaknya armada tempur yang melihat musuhnya.Tanpa berpikir panjang, aku berbalik arah dan berlari sekencang mungkin menghindari serigala yang ikut berlari mengejarku.Aku bertiak ketakutan meminta pertolongan. “Tolong……!!! “Tolong……!!! “Tolong……!!! Akan tetapi hasilnya nihil, “ mana mungkin ada orang di tempat yang setandus ini” Gumamku dalam hati. Aku terus berlari layaknya motor balap yang tiada garis fini...